Minggu, 07 Oktober 2012

Diseberang Garis Pantai, Kutitipkan!

Beginilah si ego!
Kangennya terlalu meledak-ledak.
Bahkan gejolak berlebih berakhir petaka.

Lihat saja,
seperti presiden!
Kalau lewat, maunya semua jalan ditutup!
Semua jalan dipaksa bersih!
Semua jalan dijaga ketat, tanpa rintang sedikit pun!

Itu hidup kok ingin sendiri?
yang lain dibungkam begitu saja?

Sudahlah,
Orang seperti ini pantas dihukum!
Dibunuh atau dibantai saja kalau perlu!

Makannya,
Rasa itu dipupuk baik-baik.
Jangan dibiarkan bergejolak terlalu tinggi.
Gelombang hati jangan dibiarkan membadai!
Biar perahu tetap tenang dipermukaan.

Bila sampai diseberang garis pantai,
kutitipkan rasa luka bersama sesal yang terhukum!

-dez 7 Oct '12 in the night with the heavy rain-

Kamis, 27 September 2012

PES 2013 Terbit Tahun 2012

Kali ini PES 2013 telah dirilis tanggal 14 September 2012. Gue juga udah menjajal game ini menggunakan Barcelona. Haha. Tahun sebelumnya, PES2012 dirilis pada tanggal 27 Septerber 2011. Berulang kali gue denger pertanyaan: Kenapa PES selalu dirilis di tahun sebelumnya?

Sebenarnya pertanyaan ini mudah dijawab. Kalo gue menjawabnya seperti ini:
"PES2013 kan hanya sebuah nama game yang dirilis KONAMI. Ibarat anak anda lahir di bulan Januari, tapi anda beri nama Febri Agusti, atau Danar Agustus kan juga tak jadi masalah? Ya toh?"
PES2013 itu hanyalah penamaan saja yang mungkin dimaksutkan supaya tertib menurut absensinya. (emang sekolah? haha). Misalnya KONAMI mau merilis PES2014 akhir tahun ini (Desember 2012), apa salahnya bukan? hehe

Sekian

SMANGAD! :D

Selasa, 11 September 2012

Dualisme Cerita "Separuh Aku"

Lagu "Separuh Aku" memang enak didengar dan liriknya pun mantab untuk dimaknai. Apalagi kalau sambil liat videonya.

Liriknya seperti ini, masih sama prinsipnya: padat dan syarat makna.

Dan terjadi lagi kisah lama yang terulang kembali
Kau terluka lagi dari cinta rumit yang kau jalani
Aku ingin kau merasa kamu mengerti aku mengerti kamu
Aku ingin kau sadari cintamu bukanlah dia
 
Dengar laraku, suara hati ini memanggil namamu
Karena separuh aku dirimu
 
Ku ada di sini, pahamilah kau tak pernah sendiri
Karena aku selalu di dekatmu saat engkau terjatuh
Aku ingin kau merasa kamu mengerti aku mengerti kamu
Aku ingin kau pahami cintamu bukanlah dia
 
Dengar laraku, suara hati ini memanggil namamu
Karena separuh aku dirimu
Dengar laraku, suara hati ini memanggil namamu
Karena separuh aku, menyentuh laramu
Semua lukamu telah menjadi milikku
Karena separuh aku dirimu
Menurutku, kira-kira begini kalau ku ceritakan dalam narasi:

Ada seseorang, anggap saja cowok (bukan bencong), yang mencintai seorang cewek. Cewek yang dicintai ini ternyata sudah punya pacar (mati ajeeee). Dengan pacarnya itulah, banyak sekali masalah yang dihadapi cewek tersebut. Sering dilukai sama pacarnya, sering disakiti, dipukul! Dianiaya, dijambak, dipisuhin! Gak pernah dibelai, mau dibacok tapi gak punya duit buat beli pisau (kasihan). Dan pacarnya itu sering menyakiti si cewek untuk kesekian kalinya (untung si cewek gak cacat).
Nah, si cowok tadi, ingin sekali supaya cewek idamannya bisa keluar dari cinta rumitnya (baca: pengen nyelametin). Selain itu, mungkin si cowok ini sudah lama nungguiiiin dari masih balita sampe mau habis masa balita (bawah lima puluh tahun) lagi. wkwk.
Mungkin dalam hatinya berkata, "Beyb, ngertio lek tresnamu iku duduk arek'e, tapi awakku... Kene wae tah, enak'an ambek aku ketimbang ambek arek'e. Wes tak buktikno lek aku mesti ono dek sampingmu terus tiap kali koen loro. Njajal gatekno tresnaku age, sepisaaaaan wae. Pliiiisss Beeeyb... hiks hiks" (sambil nangis darah, kencing batu)
Artinya, "Sayang, pahami kalo cintamu itu bukan dia, tapi aku. Kemarilah saja, lebih baik kau dengan ku daripada dengannya. Sudah kubuktikan kalau aku selalu ada di sampingmu tiap kali kau sakit hati. Cobalah rasakan cintaku ini, sekali saja. Plis, sayang... hiks hiks.

Nah mas bro, setelah melihat video klip official-nya di youtube. Ternyata ada cerita lain dari sudut pandang berbeda. Begini kira-kira ceritanya.

Ini adalah cerita seseorang, anggap saja cowok lagi, yang berbicara kepada perasaannya sendiri. Si cowok ini punya pacar. Mungkin pacarnya itu termasuk cewek yang suka selingkuh, gak berperikemanusiaan, cewek matre, gonta-ganti pasangan, dll. Pokoknya pacarnya itu gak cocok sama sekali dengan si cowok tersebut. Si cowok sering sakit hati dan terluka karena pacarnya itu. Cowok itu bilang, "Sadarlah, cintamu bukanlah dia, wahai perasaanku!" Sakit perasaannya, juga sakitnya karena perasaannya adalah separuh jiwanya.

Begitu... Coba lihat video official-nya di youtube. Disana digambarkan kalau Ariel sedang bicara dengan bayangannya sendiri di cermin.



Elo gue Smangad! :D



Jumat, 27 Juli 2012

Kambing Jantang di Satu Kandang, Baikkah?

Bicara soal pemimpin, ketua, kepala, RT, presiden, gubernur, dan semacamnya tak luput dari masa reorganisasi atau pergantian pengurus. Pergantian pengurus wajib ada dalam organisasi. Dari organisasi kecil, sampai rumah tangga negara. Kecuali urusan rumah tangga keluarga, Sang Bapak mutlak sampai mati harus jadi pemimpin keluarga atau sampai istri kawin lari. haha. Andai ada istilah pemilu calon suami, bisa runyam dunia ini!

Pemilu, kata paling populer ketika pergantian kepemimpinan presiden dan pilkada. Pemilu menjadi bagian dari republik ini sejak reformasi sebagai wujud demokrasi langsung.

Pemilu seringkali terjadi sampai dua putaran, sebab adanya dua kubu yang sama-sama kuat. Seperti pemilu gubernur ibukota antara Jokowi dan Foke. Mereka sama-sama kuat, sama-sama bagus, sama-sama layak untuk menjadi gubernur ibukota. Tentu membuat sebagian masyakarat mungkin perlu semedi tujuh hari tujuh malam menentukan siapa yang akan dipilihnya.

Fenomena adu calon pemimpin antara dua kubu ini tidak hanya terjadi di pemilu. Dalam reorganisasi di mana pun sering mengalami situasi sulit untuk memilih antara dua "calon jongos" yang sama-sama kuat dan layak.

Ketika pemilihan usai, lantas timbul banyak pertanyaan: kok dia yang jadi, kenapa kok bukan dia? Padahal sama-sama kuat dan layak. Kemudian munculah ide terbaik yakni mendudukkan kedua kubu terbaik tersebut dalam sebuah oraganisasi.

Benar-benar fusion yang keren, seperti Songoku bergabung dengan Bezita dalam serial Dragon Ball lalu menjadi manusia terkuat sejagat. Atau seperti kebanyakan orang bilang: kalau bapaknya ngganteng, ibunya cantik, bisa jadi putri mereka jadi cinderella di kampusnya.

Namun, kadang kala orang yang sama-sama hebat tidak bisa bersama-sama menjalankan organisasi yang hebat. Coba anda campurkan antara rawon terenak dengan soto terenak. Rasanya malah jadi kacau. Begitu gurauan orang-orang surabaya yang dijelaskan dalam blog Pak Dahlan Iskan.

Mungkin satu pihak mempunyai visi dan ideologi yang berbeda dengan saingannya. Kalau dipaksakan duduk dalam satu tim, malah tidak bisa menggapai tujuan tim. Padahal sebuah tim menjadi hebat kalau semua orang di dalamnya punya visi sama. Kalau beda, malah bisa terpecah belah seperti kasus sepak bola di Indonesia.

Lalu kalau tidak dicampur, bagaimana nasib satu kubu hebat yang kebetulan kurang beruntung? Ya, jangan kawatir. Orang-orang yang benar-benar hebat akan tetap hebat walaupun kurang beruntung.
"Orang yang benar-benar hebat adalah mereka yang mementingkan peran melebihi jabatan." kata Pak Dahlan dalam blognya.
Benar kata beliau, yang terpenting adalah peran seseorang mengabdi pada timnya. Peran lebih dihargai daripada jabatan. Ketika orang terbuai dengan jabatan, lalu lupa dengan peran yang seharusnya, tak lama orang itu pun lengser juga. Bisa jadi, saingannya tadi yang mempunyai peran nyata, akan diangkat untuk menggantikan.

Ya, hidup di dunia ini hanya titipan. Jabatan juga titipan.Jabatan menurut saya hanyalah kendaraan untuk lebih meluaskan ladang ama dan berbuat baik. Pemimpin yang hebat akan berpikir: semakin tinggi jabatan, semakin lihai untuk beramal, bukan malah semakin lihai narsis depan kamera atau semakin terbukanya tambang uangnya.

Saya sendiri mumpung masih muda, berpesan pada diri sendiri: jangan sampai saya silau dengan jabatan. Berperanlah semaksimal mungkin dalam amanah yang sedang diemban.

Ada satu quote yang waktu itu sekilas saya baca di laptop teman saya, Ipul namanya. Bunyinya seperti ini:
"Bukan seberapa besar amanah yang kita emban, tapi seberapa besar tanggung jawab kita terhadap amanah yang kita pegang."
Demikian makna kepemimpinan yang bisa saya share lewat blog ini. Kini jangan kawatir lagi jika ada kambing jantan dalam satu kandang, kalau mereka tau peran masing-masing dan tidak lupa diri. hehe

SMANGAD!

Sabtu, 14 Juli 2012

Ada Sesuatu yang Baru di Dunia Ini!


Gue bikin akun kaskus baru. Dapat PERTAMAX di posting gue yang ketiga. wkwkwkw
Gini isinya:


selamat pagi agan2 yg budiman yg setia ngaskus
ane cm mw nanya, ada yg ngalamin hal serupa sama ane gak semalem??
bb lg lemot semalem apa mngkn lg RIM lg maintenance ya
bg pengguna bb yg mengalami hal yg sama kayak ane plis share d mari

terus gue jawab:

iya nih.. kenapa yak? barangkali bawah ane tau..

PERTAMAX PERTAMA ANE GAN!

Padahal sejujurnya, gue gak punya BB gan... hahaha.
Gak masalah, yang penting gue seneng ada sesuatu yang baru dalam hidup gue.

SMANGAD!

Kamis, 12 Juli 2012

Yok, Kita Sembelih Kambing Berwarna Hitam!

Pernah gak mengalami atau menyaksikan kekalahan, baik diri sendiri maupun orang lain. Kadang tanpa sadar kita ngomong:
"Ah, ini gara-gara stick-nya nih gak beres!"
yaudah atuh.. besok elu bawa stik sendiri ya dari rumah..
"Gue gak punya duiit.."

"Ah gue kalah karena komputer gueh lemoooot"
yaudah, ntar komputernya di bungkus..

"Ah, elu sih pake senjata AWP"
Nah elu juga make tadi kan?

"Ah, elo sih make Barca, jangan make Barca donggg! Tim itu gak bisa dikalahin."
iya udah, gue make Madrid deh.. (sama aja ada CR7)

"Ah, elu sih pake bot! coba duel!"
hehehe... gak pake bot aja kalah, apalagi pake bot.

Nah, kadang kalau sudah kepepet, seseorang bakal bilang,
"Maklum.. hari ini gue ngalah bro.."
Wah, terima kasih sudah mengalah beberapa kali... hehe

Jangan lah anda bilang "Iya benar, saya pernah menemui orang seperti itu." Tapi ingatlah kembali apakah anda sendiri pernah mengalami seperti itu? Setiap dari kita pasti pernah mengalami masa-masa itu. Kenapa gue menulis ini? Karena 100% gue pernah mengalaminya. Dari kecil kita akan mengalaminya, tidak dipungkiri sifat ini ada dalam diri manusia. Saya yakin! Hal yang membedakan adalah seberapa lama masa itu ada dalam diri kita. Sampai kita remaja kah? dewasa kah? tua kah? Gue akui, gue juga pernah begitu. Inilah yang dinamakan meng-kambing-hitam-kan kekalahan.

Sampai akhirnya gue belajar sedikit-sedikit dari kakak gue, namanya Mas Indrawan. Dia sering ngajak duel PES, biasanya dia nantang Barca gue make Chelsea-nya. Gue kalah, marah-marah tuh gue.. Nyalahin stik PES dan sebagainya, ini lah, itu lah, karena belum makan lah, listrik lah, harinya gak bener lah, bau kentut lah, apa lah pokoknya semua jadi kambing hitam. hahaha

Lalu gue, eh jangan pake kata "gue" deh, pake kata "saya" aja. Akhirnya saya merefleksi diri, memahami cara bagaimana sikap menerima kekalahan. Ya dari Masku itu. Dia kalau kalah, tidak bakal menyerah sampai saya sendiri yang capek meladeni. Tapi kadang dia menyerah... "Sudah, aku menyerah...."

Kalau saya yang kalah, kalah beberapa kali, dia pasti memberikan saya kesempatan untuk istirahat. "Wes Des, kesok maneh.." Begitu dewasanya dia memahami kondisi seseorang yang terkalahkan.

Itu yang aku pahami! Dan membuat saya berubah!

Ketika saya kalah, sekarang saya tau bagaimana caranya agar mood saya kembali bangkit lagi. Itu sangat mudah, dan hanya orang-orang yang pernah nglawan PES dengan saya yang tau, karena itu rahasia perusahaan.

Sekarang, saya lebih tenang menghadapi kekalahan, misalnya ketika lawan Mas Jaka maen PES. Kemudian kalah, ya terima-terima saja. Namanya saja pertandingan. Toh, pada akhirnya saya lebih sering menang. hehe. :P

Begitu juga saat melawan Bayu maen PES. Kalah telak empat kali main, empat kali kalah. Dan saya pun mengakui kehebatannya. Saya yakin roda selalu berputar, kadang di atas kadang di bawah. Keyakinan saya terbukti, besoknya saya menang telak 4 kali main, empat kali menang. Oh yeah! Ternyata tidak sehebat yang kubayangkan, masih bisa dikalahkan kok. Telak pula.

Rupanya Bayu juga telah memahami bagaimana cara menghadapi kekalahan. Dia dengan tenang, dan sabar menghadapi kekalahan tanpa banyak bicara. Yang saya dengar darinya hanya kata "Kamu beruntung malam ini, Dez."

Saya pun menanggapinya dengan positif. Kata-kata itu benar. Keberuntungan adalah salah satu yang menentukan kemenangan. Ketahuilah, di hari saat Chelsea menjuarai liga champion, seakan-akan hari itu banyak orang mengakui bahwa Dewi Fortuna sedang menyelimuti langit nan biru.

Ehem, di dunia ini, kita tidak boleh sombong terhadap orang lain. Roda terus berputar, dan pastinya ada langit di atas langit. Itu pesan ibu bapak yang sampai sekarang saya ingat.

Roda berputar, sekarang kita menang, besok belum tentu menang. Apalagi dalam jangka waktu yang lama, lawan sudah banyak berlatih sedangkan kita bisa saja lalai karena glory. Karena itulah banyak orang bilang, mempertahankan gelar lebih susah daripada merebut kemenangan.

Lagi, kita harus mengenal di atas langit ada langit. Maksudnya, di atas kehebatan kita sekarang, masih ada yang lebih hebat di atas kita. Mungkin kita hebat di satu bidang, tapi tidak hebat dibidang lain. Mungkin kita dikenal sebagai pemain berteknik tinggi, tapi dalam permainan tim, kita malah terlihat biasa saja. Seperti CR7 (Christiano Ronaldo) misalnya. Dia punya teknik tinggi, tapi kerja sama tim di negaranya sangat buruk, alhasil prestasi pun tak nampak. Dan ingat, sehebat apapun kita di bumi ini, jangan lupa, kita belum ada apa-apanya di hadapan Tuhan.

Idealnya, kita tidak boleh sombong. Ingatlah selalu untuk merendah. Misal seperti teman saya pernah berkata, "Aku gak bisa main lho.. gimana caranya?" Setelah itu, dia minta diajarin cara mainnya. Padahal sejatinya dia jagoan dalam permainan itu. Hal ini bisa membuat mental musuh benar-benar jatuh lho! Percayalah, it's work! Ini strategi nyata!

Coba bayangkan kalau kita sombong terlebih dahulu, kita pasti akan terbebani untuk mempertanggungjawabkan kehebatan kita. Kalau menang, okelah aman. Tapi kalau kalah, malah bikin malu. Dengan sikap merendah, kita menjadi tidak terbebani dalam permainan. Kalau kita kalah, ya lawan kita bakal memaklumi kita dengan senang, lha wong kita dikenal tidak bisa main. Dan kita pun akan diajarinya lebih banyak lagi. :D

Begitu kira-kira teman-teman pengalaman yang bisa gue bagikan. Sekarang marilah kita berbenah, menjadi pribadi yang lebih berkualitas. Berkualitas dalam attitude (sikap) sangat menguntungkan buat diri kita maupun buat kehidupan sosial kita di masyarakat. So, jangan memelihara kambing hitam ya... Kita sembelih saja dan dijadikan sate. Enak tau! haha

Oke.. Terima kasih sudah membaca. Semoga bermanfaat buat semuanya ya. Amin


SMANGAD! :D

-Rodez-

Sabtu, 07 Juli 2012

Plagiarisme adalah Kejahatan Kecil yang Menyakitkan

Yap, plagiarisme, siapa tidak kenal dengan plagiarisme? 
Woooo, banyak! orang yang kenal aja masih plagiat, apalagi...
Plagiarisme memang kurang diperkenalkan saat kita masih kecil. Gue aja tau plagiat saat Kuliah, pas SD, SMP, SMA mana kenal sama istilah plagiat. Apakah anda juga sama? ah, kalau tidak, berarti anda hebat dan harus menerapkannya sepanjang waktu dimanapun dan kapanpun. Kalo gue dulu, taunya cuma "jangan nyontek", jangan copas, dll.. hehe

Gue kalo ngejelasin ke temen-temen, pake bahasa dan pemahaman yang gue pegang selama ini. Simple aja: